Marahalim Siagian

Minggu, 20 Februari 2011

Seleksi Calon Pengelola LKM: A Note

PT Suryaraya Lestari I, 2008

Seleksi peneriman calon pengelola LKM dilakukan pada Kamis, 17 Juni 2008 bertempat di ruang rapat (meeting room) PT Suryaraya Lestari I. Sedianya seleksi telah dimulai pada Rabu, 16 Juni 2006, namun hal itu tertunda sehari karena Bapak Zainal dari PT Beraklah Madani baru tiba pada siang hari tanggal 16 Juni 2006. Ada 13 (tiga belas) pelamar yang dinyatakan berhak mengikuti seleksi selanjutnya. Test meliputi dua bagian: tertulis dan wawancara. Test tertulis mulai dilakukan pada jam 08.00 Wita. MT CDO (Marahalim & Imam) bertindak sebagai pengawas ujian dan time keeper.  Test tertulis terdiri atas 18 bagian dengan durasi pengerjaan soal yang berbeda-beda, soal-soal dimaksud antara lain:  pengetahuan umum, hafalan ringan, kemampuan numerik, logika (silogisme), uji ketelitian, Bahasa Indonesia (antonim VS sinonim) dan test kreatifitas lewat menggambar. setelah test tertulis, peserta diberikan waktu untuk istirahat selama 30 menit (dengan suguhan kue dan minum) baru kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara. Mempertimbangkan banyaknya peserta test wawancara, MT CDO turut membantu wawancara dengan menggunakan panduan baku yang disediakan oleh PT Berkah Madani. Alat ukur wawancara meliputi  5 (lima) item dengan skala 1-4 yakni: a) 1=kurang, b) 2=cukup, c) 3= baik, d) 4=sangat baik.  Hasil seleksi diperiksa pada sorehari tanggal 17 Juni 2008 oleh Bapak Zainal, Marahalim Siagian dan Imam Thayibi. Hasilnya  direkomendasikan 6 (enam) orang untuk menjadi pengelola LKM berdasarkan hasil test dan latar belakang pekerjaan serta pendidikan. Dari hasil test tertulis score terrendah adalah 105  (Dorce Paliling) dan score tertinggi 250 (Reynold), sementara score wawancara terrendah adalah 7 (Dorce Paliling) dan score tertinggi 19 (Reynold) dalam skala 1-20.
     

*      Laporan Proses
Bertempat di meeting room kantor PT Suryaraya Lestari 1, seleksi penerimaan calon karyawan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2008 dengan diikuti oleh 13 peserta. Saharian penuh, para peserta menjalani test tertulis yang kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara. Test tertulis itu sendiri berlangsung selama empat jam meliputi test: pengetahuan umum, hafalan ringan, kemampuan numerik, logika (silogisme), uji ketelitian, Bahasa Indonesia dan test kreatifitas lewat menggambar. Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan bagian-bagian tes tertulis tersebut dengan durasi waktu yang tercantum pada soal. Seperti penyelenggaraan test umumnya, penggunaan alat komunikasi handphone tidak diperkenankan beserta alat hitung lainnya. Sebagai gantinya kami menyediakan kertas ‘ceker’ pada setiap peserta untuk soal-soal hitungan. Di awal test tertulis kami mendapati seorang peserta yang selalu mencoba melakukan kecurangan dengan menyontek jawaban peserta di sampingnya. Hal itu dilakukan berulang-ulang dan baru berhenti setelah kami mengancam tidak akan memeriksa kertas jawabannya.
Rangkaian test tertulis berakhir pada jam 12.00 Wita. Peserta diberikan waktu istirahat selama 60 menit berikut untuk minum dan snack yang disediakan PT Suryaraya Lestari I. Sesi  test wawancara dilanjutkan pada jam 13.00 Wita. Kami diminta Bapak Zainal untuk membantu beliau mewawancarai 5 (lima) orang peserta, sementara 8 (delapan) orang lainnya diwawancarai Bapak Zainal dengan panduan baku penilaian wawancara yang disediakan PT Berkah Madani. Pedoman penilaian wawancara tersebut kami gunakan untuk mengukur  5 (lima) hal dari peserta test dan beberapa sub itemnya, antara lain: latarbelakang keluarga, pendidikan dan pengalaman kerja, kemampuan verbal,  pengetahuan tentang LKM, motivasi kerja, dan personality character. Durasi test wawancara berkisar antara 15-20 menit.
Berdasarkan wawancara, kami mendapati bahwa tidak ada satu pun peserta yang memiliki pengalaman kerja di sektor perbankan. Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan kenyataan bahwa separuh dari peserta yang mengikuti seleksi tersebut memiliki latar belakang pendidikan ekonomi/akuntansi. Sebagian dari mereka bahkan terlihat sedikit kesulitan menjawab pertanyaan seputar pengetahuan LKM. Hanya beberapa diantara peserta yang mampu menjelaskan secara mendalam baik definisi, fungsi, maupun operasional LKM secara garis besar. Saudari Chaterina misalnya. Wanita yang sedang mengandung 6 (enam) bulan ini merupakan satu dari sekian peserta yang bisa memaparkan secara gamblang fungsi LKM.
Setelah tahap test tertulis dan wawancara selesai dilaksanakan, kami bersama Bapak Zainal kemudian memeriksa hasil test tertulis dan hasil test waawancara keseluruhan peserta pada sore hari itu juga di Mess PT. Suryaraya Lestari-1. Butuh waktu lebih dari tiga jam untuk menyelesaikan memeriksa test tertulis ke-tigabelas peserta tersebut. Hasil pemeriksaan test tertulis dan wawancara menunjukkan bahwa lima nama teratas hanya masuk dalam kategori cukup: Reynold (250 dan 19), Arni Ariani (241,5 dan 17), Selvina (228 dan 16), Suri Tangalayuk (222,5 dan 16), Chaterina Ninik Sri (220 dan 18). Selebihnya tidak masuk kategori cukup karena hanya memperoleh score di bawah 200, berturut-turut adalah: Erlisa (189 dan 16), Lilianty Datu (179 dan 15), Salviani (171,5 dan 14), Suleman (154,5 dan 14), Naomi Basongan (144 dan 17), Meri (144 dan 14), Asrul Sani (111,5 dan 12), serta Dorce Paliling (103 dan 7).
Hasil dari test ini melahirkan 6 (enam ) nama yang direkomendasikan untuk menjadi pengelola LKM, mereka adalah:
1.      Reynold
2.    Arni Ariani
3.    Selvina
4.    Suri Tangalayuk
5.    Erlisa
6.    Asrul Sani

*       Briefing untuk pelatihan staff LKM di Mamuang
Nama-nama tersebut di atas sempat didiskusikan dengan Bapak Harinoto dan Bapak Unari, kami diminta untuk membuat rekapitulasi data diri peserta berikut dengan hasil testnya. Rekapitulasi ini telah dikirimkan ke sekretariat CD pada hari Sabtu, tanggal 18 Juni 2008 oleh Bapak Unari (CDO/ Ka Kebun) PT SRL 1.
            Nama-nama yang dinyatakan lulus dan selanjutnya dihubungi untuk mengikuti briefing pelatihan LKM adalah:
1.      Reynold
2.      Selvina
3.      Suri Tangalayuk
4.      Erlisa
5.      Salviani
6.      Asrul Sani
Melihat komposisi laki-laki dan perempuan, Bapak Unari memberitahukan pada peserta bahwa Saudara Erlisa (direkrut di PT SRL 1) akan bertukar tempat kerja dengan Saudara Syahrudin (direkrut di PT SRL 2). Kedua nama yang disebut di atas hadir pada hari Sabtu, 18 Juni 2008 pada saat briefing pelatihan LKM dilakukan di kantor PT SRL 1 dan menyatakan kesiapannya. Disamping itu, peserta juga diberikan informasi mengenai ketentuan yang harus dipatuhi peserta selama pelatihan. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar